banner 728x90

Aliansi Pemuda Mahasiswa Pertanyakan Pengelolaan Dana Desa di Mateng

Unjukrasa Pemuda Mahasiswa di Mamuju Tengah (Ist.)

Topoyo, Katinting.com – Aliansi pemuda dan mahasiswa Mamuju Tengah menggelar aksi unjukrasa keprihatinan terhadap pengelolaan anggaran dana desa di Kabupaten Mamuju Tengah yang dianggap pemborosan dan titipan dinas.

Aksi yang digelar di Bundaran Benteng Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah (15/7) di ikuti puluhan orang yang menarik perhatian warga yang melintas.

Dalam aksinya pengunjukrasa mempertanyakan pengelolaan dana desa yang diharapkan mampu membangun dan mengalokasikan anggaran secara akuntabilitas, transparansi, partisipatif dan efektif, namun masih jauh dari harapan.

Kurniawan, koordinator lapangan aksi sangat menyayangkan pihak yang mengambil kesempatan dalam mengelola anggaran dana desa yang tidak tepat sasaran atau hanya melakukan pemborosan anggaran yang sudah keluar jalur.

“Kami atas nama mahasiswa dan pemuda sangat menyayangkan perilaku pihak instansi atau dinas yang menitip anggaran di desa sehingga menimbulkan penggunaan anggaran yang sangat tidak wajar oleh desa yang sudah keluar dari rel undang-undang No. 6 tahun 2014,” sahutnya.

Dalam aksi tersebut, aliansi pemuda dan mahasiswa menuntut tiga hal yaitu, Stop Pomborosan Dana desa yang tidak menyentuh permasalahan pokok di desa, pemerintah harus bertanggung jawab pada penggunana anggaran dana desa yang tidak efektif dipermasalahan pokok di desa, dan jerat hukum program titipan dari dinas ke desa yang keluar dari UU No. 6 tahun 2014 dan prinsip buku panduan dana desa.

(Abdillah Muzakkir)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Aliansi Pemuda Mahasiswa Pertanyakan Pengelolaan Dana Desa di Mateng"