banner 728x90

Aliansi Mahasiswa, Desak Kapolres Mamuju Mundur dan Pecat Pelaku Penganiayaan

banner 728x90
Aliansi Mahasiswa unjukrasa depan Mako Polres Mamuju

Aliansi Mahasiswa unjukrasa depan Mako Polres Mamuju

Katinting.com, Mamuju – Aliansi Mahasiswa Anti Kekerasan Aparat menggelar aksi unjukrasa didepan Mako Polres Mamuju terkait pemukulan terhadap mahasiswa yang juga aktivis FPPI Mamuju, atas nama Tri Sutrisno (21 tahun).

BACA JUGA : http://katinting.com/aktifis-fppi-mamuju-dikeroyok-oknum-polisi/

Para mahasiswa mengutuk dan mengecam tindakan para oknum aparat yang mengeroyok seorang mahasiswa sampai babak belur, yang dilakukan pada pukul 00.15 (21/05) malam.

Pemukulan yang dilakukan tanpa sebab yang jelas tersebut, dianggap adalah bentuk kegagalan Kapolres dalam membina anggotanya, sebab ini sudah sering kali terjadi di Mamuju, konflik antar pihak kepolisian dan warga ataupun mahasiswa, kata Nirwansyah.

“Kami menganggap bahwa kejadian ini pihak kepolisian tidak menunjukkan sifat pengayom tetapi tidak ubahnya seperti preman yang haus akan musuh-musuh, olehnya itu kami menuntut kepada Kapolri mencopot Kapolres Mamuju, serta memecat oknum pelaku pemukulan,” kata Nirwansyah.

BACA JUGA : http://katinting.com/tindakan-premanisme-9-oknum-polisi/

Hukum harus ditegakkan, jangan tebang pilih. Hal ini harus tuntas, proses pidana dan intern kepolisian di Propram yang telah dilaporkan, biar menjadi pelajaran bagi semua polisi dan masyarakat bahwa tidak boleh main hakim sendiri apalagi itu dilakukan yang disebut pengayom masyarakat, imbuhnya.

Terkait hal ini, telah dilaporkan dengan Tanda Bukti Lapor, Nomor : LPB / 274 / V / 2016 /SPKT. Perkara penganiayaan.

Mengkonfirmasi hal tersebut, Waka Polres Mamuju Kompol Andri menuturkan bahwa tetap akan memproses sesuai dengan ketentuan, “kita tunggu saja, tetap akan kita proses sesuai dengan aturan dan ketentuan,” sebutnya. (Anhar Toribaras)

 

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.