banner 728x90

Akses Wisata Desa Tondok Bakaru Dikeluhkan Pengunjung

Jalan menuju wisata di Tondok Bakaru, Mamasa. (Foto Zulkifli)

Mamasa, Katinting.com – Masyarakat Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa menyulap sawah yang dipadukan tanaman anggrek sebagai objek wisata, hal tersebut pun menjadi salah satu tujuan Wisata yang ada di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

Sejak dibuka beberapa bulan lalu, di lokasi ini selalu ramai dikunjungi baik dari wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Ketika di berada di Desa ini, para pengunjung disuguhkan pemandangan sawah dengan latar gunung Mambulillin.

Wargapun berlomba-lomba menciptakan kreatifitas dengan membuat selebgram sebagai tempat untuk swafoto.

Hanya saja, yang menjadi kendala karena sebagian infrastruktur jalan menuju objek ini masih rusak.

Ada beberapa meter ruas jalan yang belum diaspal, sehingga material beruapa batu-batuan muncul dan membuat pengunjung mesti ekstra hati-hati ketik melintas. Akibatnya, jalan itu menjadi keluhan salah seorang pengunjung bernama Vria Lestari.

Ia mengaku takut ketika melintas di jalur itu, pasalnya di jalan terdapat batu dan kerikil lepas, belum lagi di jalur yang tidak jauh dari lokasi wisata itu menurun.

“Saya paling takut lewat di jalur itu, karena sudah berapa kali orang terjatuh di situ,” kata Vria.

Sehingga Vria berharap, kedepan agar jalan tersebut mendapat perhatian dari pemerintah dan dinas terkait.

Senada, Ekki juga salah seoarang pengunjung mengaku sangat mengeluhkan jalan itu dengan alasan kondisi yang dialami Vria.

Bahwa, di jalan itu dinggap cukup parah dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kalau tidak diperbaiki, bisa-bisa wisatawan malas ke sini,” kata Ekki.

Menurut Andre, salah seorang pelaku wisata Desa Tondok Bakaru jalan itu merupakan tanggungjawab pemerintah daerah karena merupakan jalan kecamatan, sehingga pemerintah Desa tidak dimemiliki wewenang memperbaiki jalan itu.

Andre juga menuturkan, jika pemerintah daerah tidak merespon keluhan pengunjung tersebut pihaknya berencana memperbaiki jalan dengan swadaya masyarakat dalam waktu dekat ini.

“Seandainya bisa menggunakan dana desa, mungkin sudah jadi, tapi ini domain Pemda,” tutup Andre

(Zulkifli)

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Akses Wisata Desa Tondok Bakaru Dikeluhkan Pengunjung"